Parapat merupakan sebuah kota kecil yang berada di sebuah kelurahan di kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Indonesia. Kota kecil yang berada di tepi Danau Toba ini merupakan tujuan wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Kota ini mempunyai keindahan alam yang sangat mempesona dan didukung oleh akses jalan transportasi yang bagus, sehingga mudah untuk dijangkau. Kota ini sering digunakan sebagai tempat singgah oleh para wisatawan yang melintas di Jalan Raya Lintas Sumatera (Jalinsum) bagian barat yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Padang.
Parapat sendiri murapakan akses yang sering digunakan untuk jalur penyebrang menuju Pulau Samosir, Danau Toba yaitu melalui pelabuhan Ajibata. jika anda tidak ingin melalui penyebrangan fery kita juga dapat mencapai Pulau Samosir lewat perhubungan darat seseorang harus mengitari tepian Danau Toba sampai ke Pangururan karena di sanalah Pulau Samosir berhubungan dengan daratan Pulau Sumatera.
Parapat sangat terkenal dengan keindahan danau tobanya. Kota ini menjadi salah satu objek wisata yang populer di Sumatera Utara. Bahkan, di era 1990-an, tepatnya sebelum tahun 1997, kota ini menjadi destinasi favorit para turis-turis luar negeri, terutama berasal dari Belanda, Malaysia, Singapura, Jerman, Jepang, Korea, bahkan ada juga yang berasal dari Amerika. Namun sangat di sayangakan pada tahun 1997, terjadi gejolak krisis moneter yang membuat para turis menjadi enggan berwisata ke tempat ini. Walaupun demikian, masyarakat Parapat dan pemerintah terus berjuang melakukan inovasi untuk memajukan pariwisata Parapat.

OBJEK WISATA DI PARAPAT

Di Kota Parapat, kita dapat menemukan beberapa tempat yang bisa kita kunjungi antara lain Rumah pengasingan mantan Presiden RI yang pertama Soekarno yang ada di Parapat meski tidak banyak orang yang tahu keberadaannya. Di parapat Ada beberapa tempat yang aman dimana kita bisa berenang menikmati sejuknya air danau Toba, seperti di daerah Pantai Kasih, Pantai Ujung, dan beberapa kawasan lain disekitarnya. Sebagai informasi, masyarakat Parapat menyebut Pantai atau Pante untuk daerah yang memiliki pasir putih (dulunya;karena sekarang nyaris sulit menemukan pantai dengan pasir putih dipinggirannya). Selain berenang, Anda juga bisa menyewa speedboat atau sepeda air untuk menikmati pemandangan di sekitar danau Toba, Parapat.
Untuk membeli oleh-oleh khas Parapat, Anda bisa membeli mangga dan kacang garing yang dimasak dengan menggunakan pasir. Jangan lupa juga mengunjungi beberapa kios suvenir yang menjual kerajinan-kerajinan khas suku Batak maupun khas danau Toba, yang terletak di sekitar Jalan Haranggaol dan dekat kawasan pantai yang disebut diatas.

Info Tour & Rental Mobil di Parapat Hubungi kami di

082285951833

Call/Whatsapp/Line/sms

Share This